Flush DNS, Apa Perlu?
Pernah nggak ngalami hal kayak gini..? Pada saat melakukan pergantian NS (Name Server) pada domain dari NS lama ke NS baru, setelah diganti, namun waktu di whois NS nya masih yang lama.
Padahal kita udah ganti ke NS yang baru. Itu terjadi antara lain; pertama,karena cache di komputer kita belum di ganti ke cache yang baru, kemudian yang kedua, Domain yang kita ganti NS nya tadi belum me-resolve server hosting yang baru kita ganti alias masih pake data (NS server hosting) yang lama.
Biasanya Domain akan meresolve server hosting secara otomatis dalam waktu 24 jam. Jika melebihi waktu tersebut, namun saat akses domain suatu website belum terlihat data terbaru, atau jika di whois masih data yang lama, maka perlu dilakukan flush DNS di komputer kita.
Flush DNS akan menghapus data-data yang masih tersimpan pada cache (komputer kita) sehingga akses suatu website akan muncul dengan data terbaru bukan data yang tersimpan pada cache (data lama).
Berikut cara melakukan flush DNS.
Bila menggunakan windows. Lakukan pilihan:
Saat muncul command prompt ketik:
Jika muncul pesan successful (seperti gambar diatas) berarti proses flush DNS telah berhasil. Dan insya Allah server hosting baru kita akan terdeteksi oleh komputer kita yang tadinya masih terdeteksi oleh server hosting lama.
Padahal kita udah ganti ke NS yang baru. Itu terjadi antara lain; pertama,karena cache di komputer kita belum di ganti ke cache yang baru, kemudian yang kedua, Domain yang kita ganti NS nya tadi belum me-resolve server hosting yang baru kita ganti alias masih pake data (NS server hosting) yang lama.
Biasanya Domain akan meresolve server hosting secara otomatis dalam waktu 24 jam. Jika melebihi waktu tersebut, namun saat akses domain suatu website belum terlihat data terbaru, atau jika di whois masih data yang lama, maka perlu dilakukan flush DNS di komputer kita.
Flush DNS akan menghapus data-data yang masih tersimpan pada cache (komputer kita) sehingga akses suatu website akan muncul dengan data terbaru bukan data yang tersimpan pada cache (data lama).
Berikut cara melakukan flush DNS.
Bila menggunakan windows. Lakukan pilihan:
Start -> Run -> lalu ketik: cmd
Saat muncul command prompt ketik:
ipconfig /flushdns
screenshot-nya:
Jika muncul pesan successful (seperti gambar diatas) berarti proses flush DNS telah berhasil. Dan insya Allah server hosting baru kita akan terdeteksi oleh komputer kita yang tadinya masih terdeteksi oleh server hosting lama.
Tag: DNS domain flush flush DNS hosting nameserver tips n trick
Related Article:
Popular
Last Comments
- by: Geo -- at: 17/05/2012
- by: bosky -- at: 14/05/2012
- by: Arif -- at: 10/05/2012
- by: santoso_aja -- at: 09/05/2012
- by: matakami -- at: 07/05/2012
- by: Lab-Informatika -- at: 28/04/2012
- by: Lab-Informatika -- at: 28/04/2012
- by: Samsul Arifin -- at: 26/04/2012
- by: ridha -- at: 25/04/2012
- by: Ide Pelajar -- at: 25/04/2012






