Cara Mengirim Email dengan PHP
Biasanya jika Anda menyewa sebuah hosting, anda akan diberi fasilitas untuk membuat email account, jadi anda bisa mengirim email dengan nama domain anda sendiri. Mengirim email dengan PHP bukan merupakan hal yang sulit, PHP telah menyediakan fungsi mail() untuk mengirim email dengan PHP.
fungsi mail(). Sintaksnya seperti ini:
mail ( string to, string subject, string message [, string additional_headers [, string additional_parameters]])
Fungsi mail() memiliki 3 parameter wajib dan satu parameter opsional. Ke 3 parameter tersebut adalah email tujuan, judul email dan isi email, serta 1 parameter opsional yaitu header email.
Anda perlu mengubah setting php.ini pada bagian SMTP agar fungsi mail() dapat bekerja pada komputer anda. Jika anda menggunakan Unix/Linux maka fungsi mail() menggunakan Sendmail pada Linux, sedangkan pada Windows fungsi mail() akan menggunakan remote SMTP mail server untuk mengirim email. Saran saya jika anda ingin mencoba fungsi mail(), cobalah di hosting anda. Semua layanan hosting yang mendukung PHP dapat menjalankan fungsi mail() tanpa masalah.
Langsung saja kita praktek membuat fungsi mail() sederhana:
<?
mail("admin@domainanda.com", "Hallo Dunia!", "Halo admin \n Apa Kabar \n Anda hari ini?" , , "From: Web <webmaster@domain-kirim.com>");
?>
Jika anda coba contoh diatas maka PHP akan mengirim email ke admin@domainanda.com dengan judul "Hallo Dunia!" dan isi emailnya seperti ini:
Halo admin
Apa Kabar
Anda hari ini?
Atau bisa juga di tulis secara fleksibel dengan beberapa variabel seperti dibawah ini:
<?
$kepada = "admin@domainanda.com"; //email tujuan
$subject = "Hallo Dunia!"; //judul email
$pesan = "Halo admin \n Apa Kabar \n Anda hari ini?"; //pesan
$dari = "webmaster@domain-kirim.com"; //email account anda
$from = "From: $dari";
mail($kepada,$subject,$pesan,$from); //fungsi untuk kirim email
?>
Bagaimana saya bisa membuat baris baru pada isi email? tentu saja dengan menggunakan \n (New Line) yang dapat kita masukkan kedalam isi email. Jika anda mencoba kode tersebut di komputer anda (localhost) dan anda belum melakukan setting SMTP, maka akan muncul pesan error PHP. Jika kita ingin pesan error yang lebih manusiawi jika email berhasil terkirim atau gagal, anda dapat menggunakan if seperti pada contoh berikut ini:
<?
if (mail("admin@domainanda.com", "Hallo Dunia!", "Halo admin \n Apa Kabar \n Anda hari ini?")) {
echo "Email sudah terkirim";
} else {
echo "Email gagal terkirim";
}
?>
Dengan kode tersebut, apabila karena suatu hal email gagal terkirim, maka akan muncul pesan bahwa email gagal terkirim. Sekarang kita coba kode yang lebih kompleks.
<?
if (mail("admin@domainanda.com", "Hallo Dunia!", "Halo admin \n Apa Kabar \n Anda hari ini?", ,"From: Web <webmaster@domain-kirim.com>""))
{
echo "Email sudah terkirim";
} else {
echo "Email gagal terkirim";
}
?>
Dengan menggunakan kode seperti itu, maka si penerima email akan mendapat informasi bahwa pengirimnya adalah Web dengan alamat email webmaster@domain-kirim.com. Mudah kan?
Tag: PHP email email sender - by: Geo -- at: 17/05/2012
- by: bosky -- at: 14/05/2012
- by: Arif -- at: 10/05/2012
- by: santoso_aja -- at: 09/05/2012
- by: matakami -- at: 07/05/2012
- by: Lab-Informatika -- at: 28/04/2012
- by: Lab-Informatika -- at: 28/04/2012
- by: Samsul Arifin -- at: 26/04/2012
- by: ridha -- at: 25/04/2012
- by: Ide Pelajar -- at: 25/04/2012






