Biarkan Yogyakarta dengan Keistimewaannya dan Apa Adanya

Biarkan Yogyakarta dengan Keistimewaannya dan Apa Adanya
Oleh : Ardi SA



NEGERI tercinta ini, Indonesia, sepertinya kok tidak habis-habisnya dilanda masalah. Ada masalah besar, ada juga yang kecil. Ada yang dapat dituntaskan, tapi lebih banyak tak tertuntaskan. Hilang bersama puting beliung. Bukan hanya itu, karena nampaknya para petinggi kita ada juga yang punya kegemaran menimbulkan masalah.



Lihat saja sekarang ini. Belum lagi tertuntaskan berbagai masalah besar, antara lain masalah Bank Century, rekening gendut pati Polri, kasus mafia pajak Gayus Halomoan Tambunan yang menimbulkan heboh, dimunculkan pula masalah baru. Kasus Yogyakarta. Belum lagi kesedihan rakyat Yogyakarta terhapus akibat meletusnya Gunung Merapi yang menimbulkan korban bukan sedikit, dan menimbulkan kesengsaraan bagi pengungsi, warga Yogyakarta yang selama ini hidup aman tenteram, adem ayem, bangkit amarah dan emosinya karena disebut sebagai "pemerintah monarki"



Sebabnya, Sultan Yogyakarta Hamengku Buwono X yang merangkap sebagai Gubernur DIY, dan Sri Paku Alam sebagai Wakil Gubernur, jabatan itu terjadi otomatis (penetapan). Artinya tidak melalui Pilkada. Namun ini karena kehendak rakyat Yogyakarta sendiri. Hampir seratus persen, atau katakan sebahagian besar rakyat DIY memang menghendaki sistem itu. Dan mereka merasa senang.



Tetapi sekarang ada RUU yang akan mengubah. Gubernur dan wakilnya harus dipilih secara demokratis melalu Pilkada. Rakyat emoh. Alasannya, jika hampir seratus persen rakyat menghendaki sistem penetapan seperti selama ini, itu juga demokratis namanya. Yogyakarta pun memiliki DPRD, Sultan pun senantiasa tunduk pada keputusan DPRD. Jadi apanya yang monarki ? Demokrasi jangan hanya ditentukan oleh 49 : 51 !



Di luar negeri negara-negara yang demokratis, toh masih mempunyai Kaisar, Ratu, Raja, Sultan. Lihat misalnya Jepang, Belanda, Inggris, dan lainnya. Lagi pula jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Daerah Istimewa Yogyakarta ini memiliki sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang tidak kecil artinya. Yogyakarta bersama Sultan dan Keratonnya merupakan pertahanan tegaknya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).



Sri Sultan Hamengku Buwono IX besar jasanya dengan mengorbankan begitu banyak harta Keraton, dan mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk mempertahankan RI. Hampir tiga minggu setelah Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945, maka pada tanggal 5 September 1945, Sultan Hamengku Buwono IX mengumumkan, bahwa Keraton Yogyakarta, baik petinggi dan seluruh rakyatnya mendukung dan berdiri di sebelah Republik Indonesia, serta akan turut melawan pihak-pihak yang ingin menghancurkan RI. Ketika itu belum ada satu pun kesultanan atau kerajaan di Indonesia yang berani berbuat seperti Sultan Yogyakarta, berpihak dan siap membela RI.



Karena kota Jakarta sudah tidak aman lagi akibat gangguan tentara Sekutu dan Belanda, atas izin dan bantuan Sultan Hamengku Buwono IX Presiden Soekarno dan Wapres Moh.Hatta bersama para menteri, kecuali Perdana Menteri Sutan Syahrir, pindah ke Yogyakarta. Dan kota itupun resmi menjadi Ibukota RI sejak 4 Januari 1946.



Aksi Militer II



Tanggal 18 Desember 1948 malam Dr.Beel selaku Wakil Tinggi Mahkota Belanda mengumumkan, bahwa Belanda tidak terikat lagi pada Perjanjian Renville. Dan pagi subuhnya pasukan Belanda dengan mempergunakan pasukan khususnya, KST (Korps Speciale Troepen) menyerbu kota Yogyakarta dan mengawalinya dengan menduduki bandara Maguwo (sekarang Bandara Adisucipto). Artinya Belanda telah melancarkan Aksi Militer II.



Karena pasukan RI yang kebetulan ketika itu sedang latihan pula di luar kota, Yogyakarta dapat dikuasai tentara Belanda dalam sehari. Pada sore harinya pasukan Belanda telah mengepung Istana Presiden (sekarang Gedung Agung) dan menangkap Presiden Soekarno, Wapres Moh. Hatta, para menteri dan pejabat tinggi RI.



Di sinilah terjadi perbedaan pendapat dan pertentangan antara sipil dan militer. Jauh sebelum Belanda menyerbu Yogyakarta, Soekarno telah berjanji, apabila sampai menyerbu ke Yogyakarta yang waktu itu merupakan Ibukota RI, maka dia sendiri akan masuk hutan dan gunung memimpin perang gerilya yang dilakukan TNI dan rakyat melawan Belanda. Namun ketika benar-benar Belanda menaklukkan Yogyakarta, presiden dan wakil presiden dan seluruh menterinya tidak menepati janjinya ikut perang gerilya, mereka malah menunggu pasukan Belanda di istana dan bersedia ditawan.



Hanya Jenderal Soedirman yang dalam keadaan sakit parah (paru-parunya tinggal sebelah) yang konsekwen masuk hutan memimpin perang gerilya. Tuduhan yang muncul, Soekarno tidak menepati janjinya. Tetapi peristiwa yang sebenarnya terjadi, setelah mengetahui Belanda mengengkari perjanjian dan merebut Yogyakarta, kabinet segera mengadakan sidang darurat. Topik pembahasan, apakah mereka akan keluar kota turut berperang, atau tetap di kota dan bersedia ditawan Belanda.



Semuanya ada risikonya. Jika keluar kota harus ada pengawalan yang cukup untuk melindungi presiden dan wakilnya. Paling tidak satu batalyon tentara. Tapi itu tidak kita miliki. Risiko yang paling fatal, jika presiden dan wakilnya maupun pejabat lainnya tertangkap sedang bergerilya, mereka bisa saja langsung diekskusi mati. Karena situasi sedang perang.



Tapi jika tertangkap di Istana dan tidak melawan, masih ada harapan mereka ditawan lantas dapat melakukan perundingan, dan dapat diyakini perbuatan Belanda yang melanggar perjanjian itu mendapat reaksi internasional. Apalagi juru penengah, KTN (Komisi Tiga Negara) dan Amerika, Belgia, dan Australia masih ada di Indonesia. Dan pula Merle Gochran (anggota KTN dari AS) telah melontarkan komentar keras, bahwa perbuatan Belanda itu adalah perbuatan tidak punya malu.



Jadi mengapa Soekarno tidak jadi ikut perang gerilya bukanlah kemauannya sendiri, tapi berdasarkan keputusan sidang darurat kabinet yang mengambil opsi kedua (menyerah) yang lebih kecil risikonya, dan keputusan itu diambil secara demokratis (voting).



Meskipun Istana Presiden telah dikepung, dan pasukan TNI yang mempertahankannya tak lagi berdaya, apalagi Bung Karno telah memerintahkan letakkan senjata, namun pasukan Belanda belum berani memasuki Istana Presiden. Mereka masih berlindung di parit-parit dan di belakang pepohonan. Kemudian Bung Karno keluar, dan dia ditemui Letkol van Beek, pimpinan pasukan Belanda yang diperintahkan menangkap Soekarno.



Dia memberi hormat secara militer kepada Presiden Soekarno. Dan katanya "U staat onder Huis arrest" (Tuan sekarang menjadi tahanan rumah". Setelah itu barulah bermunculan tentara Belanda dan melakukan penggeledahan seluruh istana. Semua yang ada di situ ditahan tidak boleh meninggalkan istana. Tiga hari kemudian Bung Karno dan Syahrir diterbangkan ke Medan, dan ditahan di Berastagi kemudian di Parapat. Sedang Mohd.Hatta dan pejabat lainnya ditahan di Bangka.



Namun sebelumnya Kolonel van Langen, komandan pasukan KST, meminta Bung Karno agar memerintahkan seluruh pasukan TNI dan kekuatan bersenjata lainnya menghentikan pertempuran. Tapi Soekarno sambil tersenyum menjawab : Sebagai apa? kalau sebagai Presiden saya dapat mengeluarkan perintah itu, tapi sekarang saya sebagai tawanan hal itu tidak mungkin di lakukan." Maka perang gerilya terus berlangsung.



Bantuan Sultan



Sepeninggal Bung Karno, Bung Hatta dan pejabat lainnya ditawan Belanda, keluarga mereka terlantar. Apalagi para keluarga ini diperintahkan meninggalkan Istana dan agar mencari rumah sendiri. Kesulitan dan penderitaan mereka juga tidak kepalang tanggung, karena mereka tidak mempunyai perbekalan uang yang cukup. Pemerintah R.I yang berantakan tidak lagi menanggung biaya mereka.



Maka di sinilah peran besar Sultan Hamengku Buwono IX membantu mereka. Secara diam-diam dan sembunyi-sembunyi melalui kurir dia mengirimkan uang belanja untuk para keluarga pimpinan RI itu. Bukan hanya sampai di situ, Sultan banyak membantu biaya untuk melancarkan perang gerilya. Serangan Umum 1 Maret 1949 ke Yogyakarta yang dipimpin Letkol Soeharto (kelak menjadi Presiden RI) juga atas saran Sultan dan menyediakan biayanya. Saat Panglima Tentara Belanda di Indonesia, Letnan Jenderal Spoor, datang ke keraton bersama pasukannya untuk meminta Sultan jangan lagi membantu gerilya, dan membujuknya agar mau kerjasama, permintaan itu tegas ditolak Sultan. Pembicaraan tak sampai sepuluh menit, Sultan meninggalkan Panglima Belanda yang kebingungan. Tapi dia sadar, Sultan Hamengku Buwono IX menolak permintaannya. Apalagi ucapan Sultan agak kasar : Silakan meninggalkan Yogyakarta, tanah warisan leluhur kami, Tuan tidak berhak mendiami tanah ini.



Perjuangan mempertahankan NKRI berlanjut terus, baik lewat perang gerilya pimpinan Jenderal Soedirman, maupun lewat diplomasi. Apalagi Indonesia telah menjadi masalah internasional. Banyak negara, terutama Asia yang membela Indonesia. Dewan Keamanan PBB telah memerintahkan Belanda mengembalikan Yogyakarta kepada RI, tawanan politik harus dibebaskan, tentara Belanda harus ditarik, dan lakukan perundingan. Maka terjadilah perundingan: Roem - Roijen, dilanjutkan dengan Konferensi Meja Bundar di Den Haag. Hasilnya, Belanda menyerahkan kedaulatan atas Hindia Belanda kepada Indonesia. Hanya bukan kepada RI tetapi kepada RIS (Republik Indonesia Serikat).



Di Den Haag penyerahan itu dilakukan oleh Ratu Belanda Juliana kepada Dr.Moh. Hatta, sedangkan di Jakarta oleh Wakil Agung Mahkota Dr. AT Lovink kepada Sultan Hamengku Buwono IX. Gamblang sekali terlihat jasa-jasa besar Sultan Hamengku Buwono terhadap perjuangan mempertahankan RI. Maka itu Presiden Soekarno menjadikan Yogyakarta sebagai daerah Istimewa. Dan itu berlaku sampai sekarang, walaupun kini diutak-atik dengan alasan demokrasi.



Padahal masalah besar masih banyak yang harus diselesaikan, karena mengandung "bahaya" (pada tanggal 1 Desember lalu Papua memperingati hari kemerdekaan Papua,kan aneh ? Aceh juga masih mengandung persoalan, karena Presiden SBY ketika berkunjung ke sana memperingatkan : Jagalah Perdamaian. Lima walikota di Jakarta juga tidak dipilih melalui Pilkada tapi ditunjuk gubernur. Maka biarkanlah Yogyakarta dengan keistimewaannya, karena ini pun permintaan rakyat. Jangan lagi menimbulkan masalah baru di tengah begitu banyak masalah nasional yang tak tertuntaskan. Sebaiknya selesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah. ***

Lainnya

Tahukah? Filter Rokok Mengandung Darah Babi

Sabtu, 1 Februari 2014 | 05:51:27
KETUA Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT), DR Hakim Sarimuda Pohan, mengungkapkan bahwa dalam fi

Doa Berbuka Puasa yang Diajarkan Rasulullah

Rabu, 10 Juli 2013 | 18:18:21
Doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah : Dari Ibnu Umar radhiy

Persiapan Fisik Dalam Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan

Sabtu, 22 Juni 2013 | 07:39:27
Bulan Ramadhan sudah di depan mata, dan dalam hitungan hari sudah kita jalani bersama. Tentu suka cita ada dal

Mengapa Babi Diharamkan? Kenapa Pula ia Diciptakan?

Minggu, 2 Juni 2013 | 16:07:43
Apakah mungkin hewan yang diharamkan punya fungsi kehidupan? Mungkinkah mereka punya tabiat penciptaan yang be

Membaca Surah Al-Mulk Agar Terhindar Dari Siksa Kubur

Selasa, 28 Mei 2013 | 05:00:12
Surah Al Mulk adalah surat keamanan dan keselamatan, karena ia menyelamatkan pembaca-pembacanya dari siksa kub

Khasiat Wudhu Sebelum Tidur

Senin, 8 April 2013 | 04:33:27
BERWUDHU, kendati sederhana, namun memiliki manfaat yang sangat besar. Bahkan ulama fikih menjelaskan hikmah w

Rahasia Sholat di Awal Waktu

Sabtu, 6 April 2013 | 08:44:38
Rasulullah saw bersabda: “Amalan yang paling dicintai oleh All ...

Menikah Bisa Memperpanjang Usia

Selasa, 26 Februari 2013 | 06:19:44
MENIKAH adalah salah satu kunci untuk memiliki kehidupan yang menyehatkan hingga usia senja tiba. Beberapa wak

Daftar Makanan yang Halal dan Haram Dalam Islam

Selasa, 7 Agustus 2012 | 02:03:42
Makanan manusia terbagi menjadi dua bagian:1. Makanan bukan hewan, baik tumbuhan, buah-buahan, padat, maupun c

Subhanalloh, Niat Ingin Menghancurkan Islam Malah Jadi Muallaf

Minggu, 5 Agustus 2012 | 05:34:56
Seorang anggota Partai Rakyat Swiss (SVP), Daniel Streich, sangat menentang keras pembangunan masjid di negara

Populer

5 Macam Nikmat Allah yang Harus Kita Syukuri

Sabtu, 31 Maret 2012 | 04:38:46
Dalam hidup ini, seharusnya kita banyak-banyak bersyukur atas apa yang telah kita terima dan rasakan. Bersyuku

view: 33662

Contoh Sms Menyabut Puasa Ramadhan 1431 H / 2010

Sabtu, 7 Agustus 2010 | 17:39:27
Tak sadar ternyata sebentar lagi masuk bulan puasa, tentunya sebelum memasuki bulan yang penuh berkah tersebut

view: 10682

10 Sifat untuk Menjadi Pribadi yang Baik

Kamis, 14 Juli 2011 | 14:47:54
Manjadi seorang yang baik tentu sangat diidam-idamkan oleh semua orang. Memiliki kepribadian yang baik tentu a

view: 8475

7 Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Jumat, 6 Mei 2011 | 04:43:33
Manusia hanya dapat mengharapkan pertolongan dari Allah Azza Wa Jalla. Tidak dapat menggantungkan diri kepa

view: 7881

Haruskah Mandi Balimau Sebelum Ramadhan?

Minggu, 8 Agustus 2010 | 00:01:43
Sudah menjadi kebiasaan orang Melayu-lebih luasnya rumpun melayu- dalam menyambut bulan ramadhan, melakukan ac

view: 7650

Puasa Nisfu Sya'ban

Sabtu, 16 Juli 2011 | 23:49:35
Puasa nisfu sya'ban adalah puasa yang dilakukan pada awal pertengahan di bulan syaban. Pelaksanaan puasa syaba

view: 7145

Daftar Makanan yang Halal dan Haram Dalam Islam

Selasa, 7 Agustus 2012 | 02:03:42
Makanan manusia terbagi menjadi dua bagian:1. Makanan bukan hewan, baik tumbuhan, buah-buahan, padat, maupun c

view: 6847

Hukum Menambahkan Nama Suami di Belakang Nama Isteri

Jumat, 11 Maret 2011 | 20:52:44
Setelah menikah, terkadang seorang wanita menambahkani namanya belakangnya dengan nama suaminya. Dan banyak

view: 6527

6 Sifat Buruk Perempuan Yang Tak bisa di Jadikan Istri

Jumat, 10 Desember 2010 | 02:29:08
1. Al -Anaanah: banyak keluh kesah. Yg selalu merasa tak cukup, apa yg diberi semua tak cukup. diberi rumah ta

view: 6354

Lambang Garuda di Kaus Digugat, Kalau di Plat Nopol Bagaimana?

Selasa, 4 Januari 2011 | 02:18:09
Oleh : Rizal R Surya DI tengah euforia atas prestasi tim nasional sepakbola Indonesia yang meningkat

view: 6012
find at facebook follow on twitter YM RSS FEED
Sitemap:
home | contact | RSS | portofolio | php | javascript | tutorial | MySql | Ajax | web development | web design | webmaster | graphic design | printing design | website consultant | internet | bisnis internet | earn money | pay pal | alert pay | marketing online | viral marketing | ping service | jasa pembuatan website | jasa seo | auto ping | backlink | ping services
Privacy Policy | Discalimer | DMCA | Contact Us DMCA.com Protection Status

copy right 2008-2017 www.arieweb.net
Free counters!